Selasa, 07 April 2015

Apa yang kita cari dalam hidup ???



Kita hidup digunung merindukan pantai.
Kita hidup di pantai merindukan gunung.
Dikala kemarau kita tanya kapan hujan

Di musim hujan kita tanya kapan kemarau

Diam di rumah inginnya pergi

Setelah pergi inginnya pulang ke rumah

Waktu tenang cari keramaian

Waktu ramai cari ketenangan

Ketika masih bujang mengeluh ingin segera menikah, Sudah berkeluarga, melirik kebun tetangga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan.

Ternyata SESUATU ITU tampak indah karena belum kita miliki
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini ???
Menutupi telapak tangan saja sulit . . .

Tapi kalau daun kecil ini menempel di mata kita , maka tertutuplah "BUMI" dengan daun , begitu juga bila hati ditutupi pikiran BURUK sekecil apapun , maka kita akan melihat keburukan dimana-mana, Bumi inipun akan tampak buruk . . .
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil . . .
Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau hanya seujung kuku . . .
SYUKURI apa yang sudah kita miliki , sebagai modal untuk memuliakan -NYA . . .

Karena HIDUP adalah WAKTU yang dipinjamkan
Dan HARTA adalah AMANAH yang dipercayakan
Yang semua itu akan dimintai pertanggung jawaban ,

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki ,
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki ,
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki ,
Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal . . .
Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.
Selamat meraih kebaikan di hari ini dan seterusnya  . . . Amin !!



Minggu, 05 April 2015

Venesia (Venice) , Italy


Saya ingin berbagi tentang pengalaman saya selama saya berada di negeri Spaghetti yaitu Italia. Jalan2 ke Italia rasanya pasti belum sreg kalau belum ke tempat2 yg katanya banyak mengandung banyak sejarah salah satunya ialah Venesia (Venice). Pertama kali saya menginjakan kaki saya disana saya merasa biasa saja karena saya pada waktu itu membawa mobil dan saya menaruh mobil di sekitar parkiran yg tidak begitu jauh dari Venesia (Karena takut mahal) dan setelah itu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus , sampai di station bus saya harus melintasi sebuah jembatan besar untuk menuju venesia beserta kanal2nya , saat itu yang ada di dalam benak saya "Hmmm cuma gini doang yaa ?? " tanya dalam hati karena sebelumnya saya hidup dan tinggal di Belanda dan air merupakan hal yg biasa di Belanda.



Setelah berjalan terus ternyata saya menyinggahi station kereta Venesia , disana banyak sekali lalu lalang turis yang hendak mengunjungi kota mengapung yang indah ini . Saya pun melanjutkan berjalan dengan melintasi beberapa jembatan maklum antara satu tempat ke tempat lain nya harus menggunakan jembatan dan uniknya tempat ini hanya mengandalkan sarana transportasi air jadi hampir tidak ada penduduknya yang punya mobil.